Apa kata yang tepat tuk protes terhadap waktu,
lantas apa yang patut tuk demo sedih diriku,
air mata tak sanggup katakan lebih banyak dari pada pesan yang disampaikan semua kata-katanya,
selamat jalan Ayah, semua kau tenang_
semua canda, tawa dan bayang mu takan pernah hilang dalam setiap langkah ku,
kau selalu ada sampai diriku tak percaya kau telah tiadak,
mungkin batu nisan mesisahkan dunia dan kehidupan kita namun ambisi duka ku biarkan selalu membara kepada doayang selalu ku bacamenemani langkahmu singgasana surga_
hari-hari yang kan kualami kini semua terasa sunyi, walau hampa pasti kan ku hadapi.
.......................selamat jalan Ayah, selamat tinggal wujud yang gelap, mimpi yang indah.......... selamat jalannn_
inspiration from fade to black_
Ayah memberikan aspek pendidikan dalam hidup gw, spiritual dalam menjalankan hidup, keteguhan hati saat jauh dari lingkungan kerabat_ Ibu memberikan aspek emosional my life, ketegaran dalam kesederhanaan,
tengkiu untuk semuanya, hanya doa dan harapan kepada tuhan yang bisa gw panjatkan untuk kalian_
All the bst for you_
untuk mamah :
tetap sederhana, terus semangat beribadah, selau senyum untuk semua masallah_
___________________________________________________________________________________
Semua ini telah berakhir kemarin, Ayahku, kala mimpiku meringkuk dalam gelap, dan takut akan datangnyaa hari itu (kematian).
Semua itu berlaku ketika duka mencabik hatiku dan harapan memulihkanku kala semangat sang ibu terbit dalam cahaya kesabaran meski wujud akhir sang pahlawan tak sempat beliau lihat_
Suatu malam, suatu jam, suatu saat, Roh turun dari pamor cahaya surgawi saat ibu terbaring dalam kesekaitan, lalu mamandangku dengan mata hatinya. Dari kilasan pandang itu cinta pun lahir, menemukan tempat tinggal dalam hati setiap anak_
Cinta agung ini terbedung dalam jubah putih perasaanku, telah menjelmakan duka cita menjadi suka cita, putus asa menjadi kebahagiaan, keterpencilan menjadi surga, ketidakpedulian menjadi harapan kebersamaan.
Cinta itu telah mengembalikan hidup pada diri pribadiku, mengembalikan cahayapada mataku yang telah buta karena air mata, mangangkatku dari cerut keputusasaan ke kerajaan harapan surgawi_
Semua hatiku seeperti malam, Ayahku_ tetapi lihat,, fajar!!!! telah merekah, matahari akan terbit. Napas bayi telah memenuhi langit dan bersenyawa dengan udara. Hidup yang pernah berlumur kesengsaraan kini digenagi kebahagiaan, karena lengannya memeluku dan mencium jiwaku........ tetapi semua ini berakhir sekejap dalam hidupku, dan takkan pernah sama dalam mimpi yang akan datang atau singgah dalam beberapa detik waktu_
********
Tidak banyak kata yang terucap dalam mulut beliau, tidak banyak kritikan hidup yang beliau ucapkan, hanya sebuaah perbuatan, tindakan, perlakuan yang suka memancarkan pujian yang datang tanpa sebuah undangan ataupun pancingan_
------Jakarta,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar